Remaja yang berpindah tempat dari rumah ke asrama dapat mengalami stres akibat dari perpisahan dengan rumah serta keluarganya. Dampak dari perpindahan rumah ke asrama disebut homesickness. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh attachment (kelekatan) pada homesickness santri awal Pondok Pesantren X. Penelitian kuantitatif ini menggunakan analisis korelasi dengan sampel 262 santri yang diambil dengan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala homesickness yang berjumlah 24 aitem dengan reliabilitas 0,732 dan skala attachment menggunakan 20 aitem dengan nilai reliabilitasnya bernilai 0,733. Analisa data menggunakan analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh signifikan dan negatif antara kedua variabel. berkontribusi attachment sebesar 31,1% terhadap homesickness. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan yang aman dan penuh dukungan dapat membantu santri merasa lebih diterima dan nyaman di lingkungan baru, sehingga rasa rindu dan kesepian di masa awal tinggal di pesantren dapat berkurang secara signifikan.
Copyrights © 2026