Hipertensi pada lansia sering disertai komorbiditas dan dipengaruhi faktor psikososial seperti stres, kesepian, serta rendahnya motivasi yang berdampak pada kepatuhan pengelolaan penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konseling kelompok berbasis psikososial terintegrasi terhadap pengelolaan hipertensi pada lansia. Desain penelitian menggunakan pretest-posttest one group design tanpa kontrol, dengan sampel sebanyak 15 responden lansia hipertensi yang dipilih melalui purposive sampling. Intervensi dilakukan dalam satu sesi konseling kelompok berdurasi 60 menit, mencakup edukasi kesehatan, latihan relaksasi, diskusi pengalaman, penguatan dukungan sosial, dan motivasi kepatuhan pengobatan. Evaluasi dilakukan melalui monitoring tekanan darah dan kuesioner psikososial. Hasil yang diharapkan meliputi penurunan stres, peningkatan motivasi dan kepatuhan, stabilitas tekanan darah, serta terbentuknya model konseling kelompok yang dapat direplikasi. Konseling kelompok dengan pendekatan psikososial terintegrasi berpotensi meningkatkan kualitas hidup lansia dengan hipertensi melalui penguatan dukungan emosional, sosial, dan keluarga.
Copyrights © 2026