Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN INTERAKSI SOSIAL REMAJA BERKEBUTUHAN KHUSUS UNTUK MEMBANGUN KEMANDIRIAN DAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI VIDEO EDUKASI Siska Iskandar; Maritta Sari; Indaryani; Nengke Puspita Sari; Liza Putri; Rizka Wahyu Utami; Dimas Dewa Darma
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3214

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat interaksi sosial remaja berkebutuhan khusus melalui penggunaan video edukasi sebagai media pembelajaran untuk membangun kemandirian dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan model kegiatan edukatif, partisipatif, dan multimedia melalui tiga tahapan, yaitu pemutaran video edukasi, simulasi (role play), serta refleksi dan penguatan diri yang diterapkan selama enam pertemuan di SLB Amal Mulia Kota Bengkulu. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan kerja sama, empati, komunikasi, dan kontrol diri dengan rata-rata peningkatan 29,25%, disertai perubahan perilaku positif seperti siswa lebih aktif menyapa, mampu meminta bantuan dengan sopan, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam aktivitas sekolah. Simpulan. bahwa video edukasi efektif digunakan sebagai media intervensi untuk meningkatkan interaksi sosial, kemandirian, dan kepercayaan diri remaja berkebutuhan khusus, serta dapat diimplementasikan sebagai bagian dari strategi pembelajaran sosial-emosional di sekolah luar biasa.
Pengaruh Konseling Kelompok Terhadap Pengelolaan Hipertensi pada Lansia: Pendekatan Psikososial Terintegrasi Fatih Hibatullah; Dimas Dewa Darma; Maritta Sari
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2026): MEI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/gc48vz93

Abstract

Hipertensi pada lansia sering disertai komorbiditas dan dipengaruhi faktor psikososial seperti stres, kesepian, serta rendahnya motivasi yang berdampak pada kepatuhan pengelolaan penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konseling kelompok berbasis psikososial terintegrasi terhadap pengelolaan hipertensi pada lansia. Desain penelitian menggunakan pretest-posttest one group design tanpa kontrol, dengan sampel sebanyak 15 responden lansia hipertensi yang dipilih melalui purposive sampling. Intervensi dilakukan dalam satu sesi konseling kelompok berdurasi 60 menit, mencakup edukasi kesehatan, latihan relaksasi, diskusi pengalaman, penguatan dukungan sosial, dan motivasi kepatuhan pengobatan. Evaluasi dilakukan melalui monitoring tekanan darah dan kuesioner psikososial. Hasil yang diharapkan meliputi penurunan stres, peningkatan motivasi dan kepatuhan, stabilitas tekanan darah, serta terbentuknya model konseling kelompok yang dapat direplikasi. Konseling kelompok dengan pendekatan psikososial terintegrasi berpotensi meningkatkan kualitas hidup lansia dengan hipertensi melalui penguatan dukungan emosional, sosial, dan keluarga.