Gastroenteritis merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pending klaim yang disebabkan ketidaklengkapan informasi medis yang terekam pada rekam medis pasien, sehingga proses kodefikasi diagnosa gastroenteritis menjadi tidak akurat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarkat ini bertujuan memberikan gambaran kepada petugas casemix tentang pengaruh ketidaklengkapan informasi medis gastroenteritis terhadap kode diagnosa di RS.X Bengkulu. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan diskusi interaktif dengan sasaran Kepala Casemix dan 9 orang petugas casemix. Hasil evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman petugas casemix sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi sebesar 61% dengan rerata pretest 56.00 dan posttest menjadi 90.00. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran, pemahaman dan pengetahun petugas casemix tentang pentingnya kelengkapan informasi medis dalam penegakkan diagnosa berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK. 02.02 / Menkes / 514 /2015 dan menentukan kode diagnosa gastroenteritis berdasarkan ICD-10 dan INA-CBG’s.
Copyrights © 2026