Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Impelementasi Perancangan Aplikasi APM Berbasis Smartphone di RS Bhayangkara Bengkulu Reka Dwi Syaputra; Nofri Heltiani; Agusianita Agusianita
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2026): MEI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/s2ecpc77

Abstract

Pendafataran pasien di RS Bhayangkara Bengkulu masih dilakukan secara manual sehingga menyebabkan keterlambatan pelayanan pada pasien, antrean panjang sering terjadi karena keterbatasan loket pendaftaran, lama waktu penginputan data dan  ketidaksesuaian jadwal dokter dengan jumlah pasien yang berobat. Untuk itu telah dilakukan perancangan aplikasi Anjungan Pasien Mandiri (APM) berbasis smartphone melalui penelitian, namun hasil penelitian tersebut belum disosialisasikan kepada pihak klinik sehingga aplikasi tersebut belum dimanfaatkan oleh rumah sakit. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada PMIK di bagian Tempat Pendaftaran Pasien. Jenis Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah sosialisasi dan pelatihan melalui tahapan persiapan, pelakasanaan serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan 10 orang peserta mengikuti pelatihan di aula rumah sakit. Hasil menunjukkan peserta pelatihan memberikan tanggapan bahwa aplikasi APM berbasis smartphone mudah untuk dipahami dan digunakan sehingga menimbulkan minat yang tinggi bagi peserta untuk mengimplementasikannya.
Sosialisasi Kelengkapan Informasi Medis Gastroenteritis dalam Mendukung Diagnosa di RS.X Bengkulu Agusianita Agusianita; Lolly Nababan; Nofri Heltiani
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2026): MEI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/xq057c86

Abstract

Gastroenteritis merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pending klaim yang disebabkan ketidaklengkapan informasi medis yang terekam pada rekam medis pasien, sehingga proses kodefikasi diagnosa gastroenteritis menjadi tidak akurat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarkat ini bertujuan memberikan gambaran kepada petugas casemix tentang pengaruh ketidaklengkapan informasi medis gastroenteritis terhadap kode diagnosa di RS.X Bengkulu. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan diskusi interaktif dengan sasaran Kepala Casemix dan 9 orang petugas casemix. Hasil evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman petugas casemix sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi sebesar  61% dengan rerata pretest 56.00 dan posttest menjadi 90.00. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran, pemahaman dan pengetahun petugas casemix tentang pentingnya kelengkapan informasi medis dalam penegakkan diagnosa berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK. 02.02 / Menkes / 514 /2015 dan menentukan kode diagnosa gastroenteritis  berdasarkan ICD-10 dan INA-CBG’s.