Penelitian kuantitatif kausal asosiatif ini bertujuan menganalisis pengaruh stres kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan, dengan motivasi sebagai variabel moderasi. Menggunakan metode simple random sampling, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 karyawan dan dianalisis menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan motivasi berpengaruh positif dan signifikan. Sebaliknya, beban kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja. Dari pengujian moderasi, motivasi terbukti mampu memoderasi hubungan antara beban kerja dan kinerja, namun tidak mampu memoderasi hubungan antara stres kerja dan kinerja. Nilai Adjusted R-Square sebesar 0,436 menunjukkan bahwa seluruh variabel independen dan interaksi moderasi dalam model ini berkontribusi sebesar 43,6% terhadap variasi kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan stres kerja dan peningkatan motivasi untuk mengoptimalkan kinerja karyawan.
Copyrights © 2026