Tujuan utama dari penelitian ini adalah menghasilkan serta mengevaluasi tingkat validitas dan dampak penggunaan media video animasi dengan skema discovery learning. Fokus penelitian diarahkan pada upaya mengoptimalkan kemampuan menyimak bagi peserta didik di jenjang kelas III sekolah dasar. Mengadaptasi kerangka Research and Development (R&D) dari model Borg dan Gall yang disederhanakan menjadi delapan tahapan, penelitian ini melibatkan siswa SDN Baros Mandiri 2 sebagai subjek uji coba. Instrumen pengumpulan data mencakup lembar observasi, wawancara, uji kompetensi, serta angket validasi ahli. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa media ini sangat layak diaplikasikan, dengan skor validasi dari pakar media mencapai 88,57% dan ahli materi sebesar 98%. Selain itu, peningkatan kemampuan menyimak siswa terlihat signifikan melalui perbandingan skor pretest dan posttest, yang diperkuat dengan perolehan N-gain pada kategori tinggi.
Copyrights © 2026