Rendahnya hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA menunjukkan perlunya inovasi media pembelajaran yang mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran IPA berbasis Articulate Storyline yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di MTs Nurul Ma’arif Tangkit, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, angket, dan tes. Instrumen penelitian terdiri atas lembar validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif kualitatif, sedangkan data kuantitatif dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran IPA berbasis Articulate Storyline yang dikembangkan memenuhi kriteria valid berdasarkan hasil penilaian ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Media yang dikembangkan juga memenuhi kriteria praktis berdasarkan respons positif guru dan siswa terhadap penggunaan media dalam pembelajaran. Selain itu, media pembelajaran yang dikembangkan terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil pretest dan posttest setelah penggunaan media. Dengan demikian, media pembelajaran IPA berbasis Articulate Storyline layak digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA.
Copyrights © 2026