Pembelajaran Biologi memerlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif murid sehingga hasil belajar dapat meningkat. Salah satu model yang dapat digunakan adalah Learning Cycle 7E yang menekankan pembelajaran berbasis konstruktivisme melalui pengalaman belajar yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Learning Cycle 7E terhadap hasil belajar Biologi murid pada materi ekosistem Fase E di SMAN 8 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel Penelitian berjumlah 35 murid yang berasal dari satu kelas dan diberikan perlakuan menggunakan model Learning Cycle 7E. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes pretest dan posttest, serta dokumentasi. Analisis data diawali dengan uji prasyarat berupa uji normalitas Shapiro–Wilk, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test. Peningkatan hasil belajar dianalisis menggunakan N-Gain, sedangkan besarnya pengaruh model pembelajaran dihitung menggunakan Effect Size Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 57,71 meningkat menjadi 68,57 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata sebesar 10,86 poin. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai signifikansi (Sig. (2-tailed)) sebesar < 0,001 (p < 0,05), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Learning Cycle 7E berpengaruh terhadap hasil belajar Biologi murid pada materi ekosistem di SMAN 8 Kota Jambi. Hasil analisis N-Gain menunjukkan nilai sebesar 0,26 yang termasuk dalam kategori rendah. Sementara itu, nilai Effect Size Cohen’s d sebesar 1,181 menunjukkan bahwa model Learning Cycle 7E memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap hasil belajar murid. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Learning Cycle 7E berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Biologi murid pada materi ekosistem di SMAN 8 Kota Jambi.
Copyrights © 2026