Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan simulasi PhET terhadap hasil belajar fluida dinamis peserta didik. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan non-equivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 93 peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Kediri. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan kelas XI A.2 berjumlah 20 peserta didik ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas XI A.1 berjumlah 21 peserta didik sebagai kelas kontrol, di mana kedua kelas belum pernah mempelajari materi fluida dinamis. Instrumen tes hasil belajar menggunakan 20 butir soal pilihan ganda yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda soal. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas chi-square dan uji homogenitas Fisher. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini meliputi H0 dan Ha mengenai pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan simulasi PhET terhadap hasil belajar fluida dinamis peserta didik. Pengujian hipotesis menggunakan analisis statistik parametrik uji-t dengan polled variance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 32,25 meningkat menjadi 85,75 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 27,38 menjadi 70,71. Data pretest dan posttest kedua kelas berdistribusi normal dan homogen sehingga uji-t polled variance dapat digunakan. Hasil uji hipotesis menunjukkan thitung sebesar 6,51 dan nilai ttabel sebesar 2,02 pada taraf signifikansi 0,05 sehingga Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan simulasi PhET terhadap hasil belajar fluida dinamis peserta didik.
Copyrights © 2026