Pemanfaatan multimedia interaktif dalam pembelajaran menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar, khususnya pada materi yang memerlukan visualisasi konsep seperti siklus hidup makhluk hidup. Meskipun Nearpod telah banyak digunakan sebagai media pembelajaran digital, kajian mengenai efektivitasnya pada pembelajaran IPAS di kelas rendah sekolah dasar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan multimedia interaktif Nearpod terhadap hasil belajar IPAS materi siklus hidup makhluk hidup siswa kelas III SD Negeri 2 Cibuntu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design berbentuk One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, paired sample t-test, N-Gain, dan effect size (Cohen's d). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 66,25 pada pretest menjadi 83,50 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penggunaan Nearpod terhadap hasil belajar siswa. Nilai N-Gain sebesar 0,584 (58,37%) menunjukkan kategori sedang (cukup efektif), sedangkan nilai effect size (Cohen's d) sebesar 2,79 menunjukkan pengaruh yang sangat besar. Hasil observasi dan wawancara juga mengungkapkan bahwa Nearpod meningkatkan keaktifan, motivasi, dan partisipasi siswa selama pembelajaran, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan perangkat dan kestabilan jaringan internet. Dengan demikian, multimedia interaktif Nearpod efektif meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi siklus hidup makhluk hidup serta berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.
Copyrights © 2026