Jurnal Sains Biomedis
Vol. 2 No. 01 (2026): Jurnal Sains Biomedis

Mutasi Gen rpoB Mycobacterium tuberculosis sebagai Determinan Utama Resistensi terhadap Antibiotik Rifampisin Kajian Molekuler dan Implikasi Klinisi

Ilham Fathurrahman (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Jul 2026

Abstract

Rifampisin merupakan antibiotik lini pertama yang paling penting dalam terapi tuberkulosis. Resistensi terhadap rifampisin, yang terutama disebabkan oleh mutasi pada gen rpoB Mycobacterium tuberculosis, menjadi permasalahan kesehatan global yang kritis. Kajian ini bertujuan untuk mengulas secara komprehensif jenis-jenis mutasi rpoB, distribusinya, serta implikasi klinis terhadap tatalaksana tuberkulosis. Kajian literatur sistematis dilakukan menggunakan database PubMed, Scopus, dan Google Scholar meliputi artikel tahun 2000–2024. Lebih dari 96% strain M. tuberculosis resisten rifampisin membawa mutasi dalam Rifampicin Resistance Determining Region (RRDR) 81-bp pada gen rpoB. Mutasi paling umum terjadi pada kodon 531 (Ser531Leu), 526 (His526Tyr/Asp), dan 516 (Asp516Val). Mutasi-mutasi ini mengganggu afinitas pengikatan rifampisin terhadap RNA polimerase. Pemahaman profil mutasi rpoB sangat penting untuk diagnosis molekuler cepat dan strategi pengobatan berbasis bukti pada tuberkulosis resisten obat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

biomedis

Publisher

Subject

Description

Jurnal Sains Biomedis is a journal that aims to publish articles dedicated to the development education biology, Bioedukasi journal receiving and publishing article in the form of research (scientific article) in the, the study of literature, ideas, application of theory, critical analysis study, in ...