Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi ekspresif dalam podcast Social Experiment: Bolehkah Sekali Saja Kumenangis episode Fadil Jaidi pada kanal Sinemaku Pictures. Fokus penelitian diarahkan pada pengungkapan emosi penutur melalui tindak tutur ekspresif seperti ungkapan terima kasih, permintaan maaf, kritik, pujian, kasih sayang, kemarahan, harapan, kekhawatiran, dan pengakuan diri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat melalui transkripsi tuturan podcast. Data dianalisis menggunakan teori tindak tutur ekspresif menurut Searle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif banyak muncul dalam konteks percakapan personal, terutama ketika pembicaraan berhubungan dengan keluarga dan pengalaman emosional. Penggunaan tindak tutur tersebut berfungsi membangun kedekatan interpersonal, menyampaikan nilai emosional, dan memperkuat dinamika komunikasi dalam podcast. Temuan ini menegaskan bahwa podcast tidak hanya berperan sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai ruang ekspresi yang merepresentasikan sikap, emosi, dan identitas penutur.
Copyrights © 2026