Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di SD Muhammadiyah 5 Samarinda menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang kreatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar SBdP siswa kelas VI melalui pemanfaatan limbah cangkang telur sebagai media pembuatan kaligrafi dengan teknik mozaik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan: pada siklus I hanya 14 siswa (48%) yang mencapai ketuntasan, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 26 siswa (89%). Aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan dari kategori “baik” menjadi “sangat baik”. Dengan demikian, penggunaan media kaligrafi mozaik berbahan cangkang telur terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar SBdP sekaligus menumbuhkan kreativitas dan kepedulian lingkungan siswa.
Copyrights © 2026