Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi realitas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dalam pemberitaan media dengan judul “Stok BBM Langka, SPBU Diserbu” menggunakan pendekatan analisis wacana kritis Teun A. van Dijk. Media massa memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman masyarakat melalui bahasa dan struktur berita yang digunakan. Oleh karena itu, berita tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun makna tertentu terhadap suatu peristiwa. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis wacana kualitatif, dengan mengkaji teks berita berdasarkan tiga dimensi analisis Van Dijk, yaitu struktur makro, superstruktur, dan mikrostruktur. Struktur makro digunakan untuk mengidentifikasi tema utama berita, superstruktur untuk melihat susunan dan penekanan informasi, serta mikrostruktur untuk menganalisis pilihan kata dan gaya bahasa yang digunakan media. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberitaan mengenai kelangkaan BBM cenderung menonjolkan narasi krisis dan kepanikan publik melalui pemilihan judul, diksi, dan penyusunan informasi. Hal tersebut berkontribusi dalam membentuk persepsi masyarakat bahwa kondisi kelangkaan BBM merupakan masalah serius dan mendesak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media berperan akdalam mengonstruksi realitas sosial terkait isu kelangkaan BBM melalui praktik wacana yang digunakan.
Copyrights © 2026