Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berbicara siswa kelas V dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui kegiatan menyusun dan menyampaikan teks pidato. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas V dan siswa kelas V di salah satu sekolah dasar negeri di Kota Samarinda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata 69,33. Aspek struktur teks pidato memperoleh capaian tertinggi dengan rata-rata skor 4,3 (86%), diikuti aspek ciri kebahasaan sebesar 3,3 (66%), sedangkan aspek penyampaian pidato memperoleh capaian terendah dengan rata-rata skor 2,8 (56%). Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mampu menyusun teks pidato sesuai dengan struktur yang benar, namun masih mengalami kesulitan dalam penyampaian pidato, terutama pada penggunaan intonasi, kelancaran berbicara, kepercayaan diri, kontak mata dengan audiens, penggunaan fungsi bahasa, serta ketergantungan terhadap naskah pidato. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pembelajaran berbicara di sekolah dasar perlu memberikan kesempatan yang lebih luas kepada siswa untuk berlatih berbicara secara langsung agar kemampuan komunikasi lisan berkembang secara optimal.
Copyrights © 2026