Kecemasan matematika (math anxiety) merupakan masalah umum di kalangan siswa yang dapat mengganggu proses belajar dan perilaku dalam matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan matematika dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab yang mempengaruhinya pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tondano. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 27 siswa sebagai responden angket dan 9 siswa sebagai subjek wawancara. Data dikumpulkan melalui angket kecemasan matematika skala Likert yang mencakup empat aspek (fisik, psikologis, perilaku, kognitif) dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan matematika siswa berkisar dari ringan hingga sedang, dengan aspek psikologis paling dominan. Faktor penyebab utama bersifat internal, yaitu rasa takut salah, kurang percaya diri, dan pengalaman belajar tidak menyenangkan. Faktor eksternal seperti tekanan orang tua dan pengalaman negatif dengan teman sebaya turut berkontribusi. Kecemasan berdampak pada kesulitan konsentrasi dan penundaan tugas, namun bagi sebagian siswa, kecemasan justru memotivasi mereka untuk memperbaiki cara belajar.
Copyrights © 2026