Jurnal Medika Farmaka
Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Medika Farmaka

AKTIVITAS DAN EFEKTIVITAS ANALGESIK KOMBUCHA, INFUSA DAUN KELOR DAN KOMBUCHA DAUN KELOR (Moringae oleifera L.) PADA MENCIT BETINA DENGAN METODE HOT PLATE: AKTIVITAS DAN EFEKTIVITAS ANALGESIK KOMBUCHA, INFUSA DAUN KELOR DAN KOMBUCHA DAUN KELOR (Moringae oleifera L.) PADA MENCIT BETINA DENGAN METODE HOT PLATE

Lia Amelia (Program Studi D-III Farmasi, STIKES Karsa Husada Garut)
Dani Sujana (Program Studi D-III Farmasi, STIKES Karsa Husada Garut)
Hesti Renggana (Program Studi S1 Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Garut)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Nyeri merupakan respon fisiologis terhadap kerusakan jaringan dan sering diatasi dengan analgesik sintetis seperti obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Namun, penggunaan OAINS dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping serius, terutama pada sistem pencernaan. Oleh karena itu, penggunaan analgesik berbahan alami menjadi alternatif yang menjanjikan. Daun kelor (Moringa oleifera L.) diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, dan saponin yang memiliki efek analgesik. Kombucha, minuman hasil fermentasi teh oleh mikroorganisme, juga diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti asam asetat dan polifenol yang berpotensi meredakan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan efektivitas analgesik dari kombucha, infusa daun kelor, dan kombucha daun kelor pada mencit betina dengan metode hot plate. Penelitian menggunakan desain true experimental dengan 25 ekor mencit betina yang dibagi menjadi lima kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, kombucha, infusa daun kelor, dan kombucha daun kelor. Hasil menunjukkan bahwa kelompok kombucha daun kelor memiliki waktu latensi tertinggi, diikuti oleh infusa daun kelor dan kombucha, dengan efektivitas analgesik masing-masing 92,21%, 91,28%, dan 61,06%. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan pada waktu latensi antara kelompok perlakuan tertentu dibandingkan kontrol negatif. Kombinasi senyawa aktif dalam daun kelor dan komponen hasil fermentasi kombucha diduga memberikan efek saling melengkapi dalam meredakan nyeri. Dari hasil penelitian menunjukan kombucha daun kelor merupakan sediaan paling efektif sebagai analgesik alami dan berpotensi dikembangkan sebagai alternatif terapi nyeri yang lebih aman.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

About_Journal

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Immunology & microbiology

Description

Jurnal Medika Farmaka (JMF) adalah jurnal ilmiah di bidang kefarmasian yang dikelola oleh program studi D-3 Farmasi STIKes Karsa Husada Garut di bawah naungan LP4M STIKes Karsa Husada Garut. JMF telah memiliki e-ISSN 2987-372X dengan Nomor SK: 2987372X/II.7.4/SK.ISSN/06/2023) sejak 07 Juni 2023 dan ...