Program pelatihan keterampilan siswa di SMA Deli Murni Delitua bertujuan membekali peserta didik dengan kompetensi vokasional, namun belum pernah dievaluasi secara komprehensif menggunakan model yang sistematis. Penelitian ini mengevaluasi program tersebut menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) untuk mengidentifikasi kesenjangan dan memberikan rekomendasi perbaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah evaluatif dengan pendekatan campuran (mixed methods). Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner terhadap 80 siswa peserta program, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, koordinator pelatihan, dan instruktur, serta observasi dokumen dan proses pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan: aspek konteks sudah sesuai dengan kebutuhan siswa dan pasar kerja; aspek masukan masih terkendala keterbatasan sarana praktik dan alokasi waktu; aspek proses menunjukkan partisipasi siswa baik namun metode pembelajaran cenderung monoton; aspek produk mencapai tingkat keberhasilan 75% dalam peningkatan keterampilan teknis, namun belum optimal dalam pengembangan soft skill. Kesimpulannya, program pelatihan keterampilan di SMA Deli Murni Delitua secara umum efektif, tetapi perlu peningkatan pada fasilitas praktik, variasi metode, dan integrasi soft skill. Rekomendasi diberikan untuk perbaikan berkelanjutan
Copyrights © 2026