Perkembangan platform TikTok telah mendorong perubahan dalam praktik pemasaran digital, termasuk pemanfaatan affiliate marketing untuk memengaruhi perilaku pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh affiliate marketing terhadap purchase decision dengan mempertimbangkan peran mediasi online customer review dan purchase intention pada pengguna TikTok di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 250 pengguna aktif TikTok yang pernah melihat konten affiliate marketing dan melakukan pembelian melalui TikTok Shop. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan langsung aktivitas manajerial sebagai representasi aktivitas affiliate marketing terhadap online customer review, purchase intention, dan purchase decision tidak signifikan. Hasil pengujian mediasi juga menunjukkan bahwa online customer review dan purchase intention tidak mampu memediasi hubungan antara aktivitas manajerial dan purchase decision secara signifikan. Nilai R-Square yang rendah menunjukkan bahwa model penelitian hanya mampu menjelaskan sebagian kecil variasi konstruk endogen. Temuan ini mengindikasikan bahwa keputusan pembelian konsumen di TikTok kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain, seperti brand trust, perceived value, brand experience, emotional value, dan customer engagement. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur pemasaran digital dengan menunjukkan bahwa efektivitas affiliate marketing tidak selalu menghasilkan keputusan pembelian secara langsung maupun melalui mekanisme mediasi yang diuji. Temuan tersebut juga memberikan implikasi praktis bagi pemasar untuk mengembangkan strategi yang lebih adaptif dan mempertimbangkan faktor psikologis serta pengalaman konsumen.
Copyrights © 2026