Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work-Life Balance dan Transformational Leadership terhadap Turnover Intention pada karyawan Generasi Z di Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan rumus Cochran. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS versi 27 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention dengan koefisien regresi sebesar -0,649 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, Transformational Leadership juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention dengan koefisien regresi sebesar -0,686 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Turnover Intention dengan nilai F sebesar 92,720 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,657 menunjukkan bahwa 65,7% variasi Turnover Intention dapat dijelaskan oleh Work-Life Balance dan Transformational Leadership, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini yaitu menunjukkan bahwa peningkatan keseimbangan kehidupan kerja dan penerapan kepemimpinan transformasional dapat menjadi strategi efektif dalam menurunkan Turnover Intention pada karyawan Generasi Z.
Copyrights © 2026