Penelitian ini membahas peran modal sosial dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Abon Ikan di Desa Oluhuta, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya kinerja dan keberlanjutan usaha yang disebabkan oleh lemahnya pengelolaan sosial, kurangnya kerja sama antarpelaku usaha, serta terbatasnya jaringan pemasaran yang dimiliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran modal sosial yang meliputi kepercayaan, jaringan sosial, dan norma sosial dalam mendukung keberlangsungan dan pengembangan UMKM Abon Ikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri atas pelaku UMKM, nelayan sebagai pemasok bahan baku, serta pemerintah desa yang berperan dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keberlangsungan UMKM Abon Ikan. Kepercayaan yang terbangun antara pelaku usaha, nelayan, dan pemerintah desa menciptakan hubungan kerja sama yang harmonis dan saling menguntungkan. Selain itu, nilai solidaritas, gotong royong, dan norma sosial yang berkembang di masyarakat turut mendukung kelancaran proses produksi dan pemasaran. Namun demikian, pengembangan usaha masih menghadapi berbagai kendala, terutama lemahnya jaringan pemasaran, keterbatasan akses informasi, serta kurang optimalnya manajemen usaha. Oleh karena itu, penguatan modal sosial melalui peningkatan kolaborasi, perluasan jaringan sosial, dan dukungan pemerintah desa menjadi strategi yang penting untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir serta mewujudkan keberlanjutan UMKM Abon Ikan di Desa Oluhuta.
Copyrights © 2026