Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal manusia dan pengangguran sebagai determinan output ekonomi di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2010-2024. Modal manusia diproksikan melalui Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang mencerminkan kualitas sumber daya manusia, sedangkan kondisi pasar tenaga kerja direpresentasikan oleh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Output ekonomi diukur menggunakan Produk Domestik Regional Bruto atas Dasar Harga Konstan (PDRBHK). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kualitas sumber daya manusia dan penyerapan tenaga kerja dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Peningkatan pendidikan diyakini dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja, sementara tingginya tingkat pengangguran berpotensi menghambat proses produksi dan aktivitas ekonomi. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS). Sebelum dilakukan estimasi, model terlebih dahulu diuji melalui serangkaian uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, autokorelasi, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas untuk memastikan validitas model yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata Lama Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRBHK dengan koefisien sebesar 0,8064. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDRBHK dengan koefisien sebesar -0,0476. Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan variasi output ekonomi sebesar 99,42% yang ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,994206. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan serta pengurangan tingkat pengangguran merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan output ekonomi dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara.
Copyrights © 2026