Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Jumlah Penduduk dan Indeks Kemahalan Konstruksi terhadap Gini Ratio Kota Medan Tahun 2010–2024: Penelitian Rouli Pranatalia; Afriyani Elizabeth; Rachel Adeline Siagian; William Barker Hutabarat; M Yudi Fajri; Muhammad Yusuf
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK), dan Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap tingkat ketimpangan pendapatan yang diukur dengan Gini Ratio di Kota Medan selama periode 2010–2024. Ketimpangan pendapatan merupakan salah satu permasalahan pembangunan yang dapat memengaruhi kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik dan instansi terkait. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap Gini Ratio sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk, IKK, dan UMP memiliki hubungan dengan tingkat ketimpangan pendapatan di Kota Medan, baik secara parsial maupun simultan. Peningkatan jumlah penduduk dapat memengaruhi distribusi pendapatan melalui perubahan struktur ekonomi dan pasar tenaga kerja. IKK yang mencerminkan tingkat kemahalan pembangunan di suatu daerah juga berpotensi memengaruhi biaya hidup dan aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara itu, UMP berperan dalam meningkatkan pendapatan pekerja sehingga dapat berdampak pada perubahan tingkat ketimpangan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor demografi dan ekonomi memiliki kontribusi terhadap perubahan Gini Ratio di Kota Medan selama periode penelitian. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pemerataan pendapatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pengaruh Pengeluaran Pemerintah dan Investasi Terhadap PDRB HK di Provinsi Sumatera Utara: Penelitian Monika Caramoy Sitorus; Selpiana Selpiana; Rouli Pranatalia Simnjuntak; William Barker Hutabarat; Muhammad Alhasymi Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4595

Abstract

This study aims to analyze the effect of government expenditure and investment on the Constant Price Gross Regional Domestic Product (PDRB) in North Sumatra Province. A quantitative approach with multiple linear regression design was used, with government expenditure and investment as independent variables and PDRB as the dependent variable. Secondary data from 2010 to 2024 were collected from the Central Statistics Agency of North Sumatra Province. The analysis was conducted using Ordinary Least Squares (OLS) estimation, including classical assumption tests, partial (t) and simultaneous (F) significance tests, and determination coefficient (R²). The results indicate that government expenditure has a positive and significant effect on PDRB, investment also exerts a positive and significant effect, and together both variables have a significant simultaneous impact on regional economic growth. These findings emphasize the importance of coordinating fiscal policies and investment strategies to promote sustainable economic growth. The study provides empirical evidence that can serve as a reference for regional governments in designing more efficient and effective development policies and budget allocation to enhance production capacity and public welfare.
Modal Manusia dan Pengangguran sebagai Determinan Output Ekonomi Provinsi Sumatera Utara Sity Khofifah Hanif; Yendita Pakpahan; William Barker Hutabarat; Nela Permata Sari Lubis; Muhammad Alhasymi Matondang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal manusia dan pengangguran sebagai determinan output ekonomi di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2010-2024. Modal manusia diproksikan melalui Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang mencerminkan kualitas sumber daya manusia, sedangkan kondisi pasar tenaga kerja direpresentasikan oleh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Output ekonomi diukur menggunakan Produk Domestik Regional Bruto atas Dasar Harga Konstan (PDRBHK). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kualitas sumber daya manusia dan penyerapan tenaga kerja dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Peningkatan pendidikan diyakini dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja, sementara tingginya tingkat pengangguran berpotensi menghambat proses produksi dan aktivitas ekonomi. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS). Sebelum dilakukan estimasi, model terlebih dahulu diuji melalui serangkaian uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, autokorelasi, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas untuk memastikan validitas model yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata Lama Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRBHK dengan koefisien sebesar 0,8064. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDRBHK dengan koefisien sebesar -0,0476. Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan variasi output ekonomi sebesar 99,42% yang ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,994206. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan serta pengurangan tingkat pengangguran merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan output ekonomi dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara.