Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan inklusi keuangan syariah terhadap penghimpunan dana ZIS berbasis digital di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah mendorong transformasi dalam berbagai aktivitas ekonomi dan sosial, termasuk dalam pengelolaan filantropi Islam melalui platform digital. Namun demikian, tingkat pemanfaatan layanan ZIS digital masih dipengaruhi oleh kemampuan masyarakat dalam mengakses teknologi serta aksesibilitas terhadap layanan keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Data yang digunakan berupa data sekunder time series periode 2020–2025 yang diperoleh dari berbagai sumber resmi, antara lain BAZNAS, OJK, BPS, dan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghimpunan dana ZIS digital di Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital dapat mendorong optimalisasi penghimpunan dana filantropi Islam secara elektronik. Sementara itu, inklusi keuangan syariah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap penghimpunan dana ZIS digital. Meskipun demikian, secara simultan literasi digital dan inklusi keuangan syariah terbukti berpengaruh signifikan terhadap penghimpunan dana ZIS digital dengan kemampuan penjelasan model sebesar 94,8 persen. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital dan pengembangan ekosistem keuangan syariah digital guna mendukung pertumbuhan filantropi Islam yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2026