Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Literasi Digital dan Inklusi Keuangan Syariah terhadap Penghimpunan Dana ZIS di Indonesia Sri Mulyaningsih; Rizal Umami; Suyaroh Suyaroh; Hendrieta Ferieka; Suryani Suryani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan inklusi keuangan syariah terhadap penghimpunan dana ZIS berbasis digital di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah mendorong transformasi dalam berbagai aktivitas ekonomi dan sosial, termasuk dalam pengelolaan filantropi Islam melalui platform digital. Namun demikian, tingkat pemanfaatan layanan ZIS digital masih dipengaruhi oleh kemampuan masyarakat dalam mengakses teknologi serta aksesibilitas terhadap layanan keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Data yang digunakan berupa data sekunder time series periode 2020–2025 yang diperoleh dari berbagai sumber resmi, antara lain BAZNAS, OJK, BPS, dan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghimpunan dana ZIS digital di Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital dapat mendorong optimalisasi penghimpunan dana filantropi Islam secara elektronik. Sementara itu, inklusi keuangan syariah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap penghimpunan dana ZIS digital. Meskipun demikian, secara simultan literasi digital dan inklusi keuangan syariah terbukti berpengaruh signifikan terhadap penghimpunan dana ZIS digital dengan kemampuan penjelasan model sebesar 94,8 persen. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital dan pengembangan ekosistem keuangan syariah digital guna mendukung pertumbuhan filantropi Islam yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia.
Dinamika Digitalisasi Filantropi Islam Di Indonesia: Analisis Perubahan Pola Penyaluran Sedekah Dan Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Sosial Sri Mulyaningsih; Dini Amaliah; Suryani Suryani
Islamic Economics and Business Review Vol 5 No 1 (2026): IESBIR, June 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v5i1.12771

Abstract

Abstract The purpose to analyse Islamic philanthropy practices in the digital context of online charity from a Sharia perspective and its implications for the social economy. The method used is qualitative with a literature study approach sourced from books, articles, research reports and primary references in Islam. The results of the study show that digital almsgiving is permissible under Islamic law as long as it complies with the principles of Sharia as stipulated in Fatwa DSN-MUI No. 117/DSN-MUI/IX/2018 The digitisation of almsgiving has changed the way people give alms in society, making it more efficient and faster. It increases public trust due to the transparent distribution process and expands the reach of both givers and recipients of alms. This has a positive impact on zakat and alms institutions, as evidenced by the continuous increase in the amount of funds collected, supporting operational efficiency and good governance. Therefore, the shift towards digital distribution in charity can have positive implications for social welfare, thereby achieving the objectives of Islamic law (maqashid syariah) in terms of preserving wealth (hifzul maal). Keywords: Digitalisation of Islamic Philanthropy; Online Charity; Distribution Patterns; Social Welfare. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik filantropi Islam dalam konteks digital pada fenomena sedekah online ditinjau dari perspektif syariah serta implikasi terhadap ekonomi sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bersumber pada buku, artikel, laporan penelitian serta rujukan utama dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik sedekah digital diperbolehkan menurut hukum Islam selama memenuhi prinsip-prinsip syariah sebagaimana diatur dalam Fatwa DSN-MUI No. 117/DSN-MUI/IX/. Digitalisasi sedekah telah mengubah cara bersedekah di masyarakat yang lebih efisien, cepat dan menambah tingkat kepercayaan masyarakat karena proses distribusi yang transparan serta memperluas jangkauan pemberi dan penerima manfaat sedekah. Hal tersebut berdampak positif bagi lembaga amil zakat dan sedekah, peningkatan terus dibuktikan pada jumlah pengumpulan dana, mendukung efisiensi operasional dan juga sebagai wujud tata kelola yang baik. Oleh karena itu perubahan pola penyaluran dalam sedekah kearah digital dapat berimplikasi baik bagi kesejahteraan sosial sehingga dapat mencapai tujuan maqashid syariah dalam hal hifzul maal. Kata kunci: Digitalisasi Filantropi Islam; Sedekah online; Pola Penyaluran; Kesejahteraan Sosial.