Implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menuntut rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan melalui pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis data. Namun, pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Indonesia masih didominasi fungsi administratif sehingga menyebabkan terjadinya sekat data (data silos) yang menghambat integrasi informasi dan proses pengambilan keputusan manajerial. Business Intelligence (BI) melalui dashboard interaktif menjadi salah satu solusi yang mampu mengintegrasikan berbagai sumber data menjadi informasi yang mudah dipahami dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dashboard Business Intelligence dalam meningkatkan efektivitas pelaporan dan pengambilan keputusan manajerial di rumah sakit Indonesia. Metode yang digunakan adalah literature review sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa dashboard BI mampu meningkatkan efisiensi operasional, mendukung pemantauan indikator mutu secara real-time, mempercepat pengelolaan klaim BPJS Kesehatan, serta membantu perencanaan sumber daya melalui analitik prediktif. Arsitektur BI yang umum digunakan terdiri atas lapisan sumber data, data warehouse, dan dashboard visualisasi. Meskipun demikian, implementasi dashboard BI masih menghadapi berbagai tantangan, terutama rendahnya interoperabilitas sistem informasi kesehatan, kualitas data yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia, serta tingginya biaya investasi teknologi. Keberhasilan implementasi dashboard BI sangat dipengaruhi oleh dukungan manajemen, kualitas infrastruktur data, dan budaya organisasi yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Copyrights © 2026