Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan persepsi harga mahasiswa di Kota Semarang terhadap produk Es Teh Jumbo dan Kopi Starling serta mengidentifikasi implikasinya bagi strategi pemasaran usaha minuman siap konsumsi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert kepada 60 mahasiswa yang dipilih menggunakan purposive sampling, terdiri atas 30 konsumen Es Teh Jumbo dan 30 konsumen Kopi Starling. Analisis dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas Shapiro-Wilk, homogenitas Levene, dan Independent Sample T-Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,784. Persepsi harga terhadap kedua produk berada pada kategori sangat positif, dengan rata-rata skor 4,44 untuk Es Teh Jumbo dan 4,32 untuk Kopi Starling. Es Teh Jumbo memperoleh penilaian lebih tinggi pada aspek keterjangkauan dan daya saing harga, sedangkan Kopi Starling lebih unggul pada kesesuaian harga dengan manfaat fungsional dan kualitas kemasan. Hasil uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,301, lebih besar dari 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan persepsi harga yang signifikan antara kedua produk. Temuan ini menunjukkan adanya keseimbangan persepsi harga, karena mahasiswa menilai keduanya memberikan nilai ekonomi yang setara sesuai kebutuhan masing-masing. Keputusan pembelian selanjutnya lebih dipengaruhi oleh aksesibilitas, fungsi produk, variasi menu, kualitas pelayanan, dan pengalaman konsumsi daripada perbedaan harga semata.
Copyrights © 2026