Integrasi sistem informasi sumber daya manusia (Human Resource Information System/HRIS) dengan sistem kredensial dan manajemen kompetensi tenaga medis menjadi elemen penting dalam meningkatkan mutu layanan rumah sakit dan mendukung proses akreditasi. Di Indonesia, tuntutan akreditasi rumah sakit yang semakin ketat dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dan standar nasional kesehatan mendorong perlunya sistem pengelolaan tenaga medis yang lebih terstruktur, terukur, dan berbasis data. Namun, banyak rumah sakit masih menghadapi tantangan berupa fragmentasi sistem informasi, belum optimalnya integrasi data kompetensi, serta lemahnya monitoring kredensial tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi HRIS dengan sistem kredensial dan manajemen kompetensi tenaga medis dalam mendukung akreditasi rumah sakit di Indonesia melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah narrative review terhadap 25 artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2016–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat berbagai permasalahan dalam pengelolaan kompetensi tenaga medis di rumah sakit, terutama terkait dokumentasi kompetensi, pemantauan sertifikasi profesi, dan integrasi data SDM. Integrasi HRIS dengan sistem kredensial dan manajemen kompetensi terbukti mampu meningkatkan akurasi data, mempercepat proses kredensial, serta mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit. Implementasi integrasi dilakukan melalui tahapan standardisasi data SDM, integrasi kredensial, integrasi manajemen kompetensi, dan pemanfaatan data untuk mendukung akreditasi rumah sakit. Kesimpulannya, integrasi HRIS menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan tata kelola SDM dan memperkuat kesiapan rumah sakit menghadapi proses akreditasi.
Copyrights © 2026