Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam sektor perbankan Indonesia, melahirkan bank digital yang menawarkan kemudahan transaksi dan efisiensi operasional. PT Bank SeaBank Indonesia Tbk, sebagai salah satu bank digital terkemuka hasil transformasi dari Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE) yang diakuisisi Sea Group pada tahun 2021, menunjukkan pertumbuhan pesat dalam ekosistem digital terintegrasi dengan Shopee dan ShopeePay. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan SeaBank menggunakan rasio Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai dasar pertimbangan investasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis rasio keuangan komparatif pada laporan keuangan periode 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan kinerja profitabilitas yang sangat baik dengan ROA meningkat dari 1,55% menjadi 2,27% (melampaui standar OJK >1,2%) dan ROE melonjak dari 6,93% menjadi 11,51%, sejalan dengan peningkatan laba bersih sebesar 79,10%. Rasio LDR tercatat sebesar 92,32% dan CAR sebesar 23,29%, yang meskipun mengalami penurunan dari periode sebelumnya, masih berada dalam koridor aman regulasi dan didukung oleh kualitas aset yang terjaga (NPL Gross 1,82%). Berdasarkan sintesis keempat rasio tersebut, kinerja keuangan PT Bank SeaBank Indonesia Tbk dinyatakan sangat layak sebagai dasar pertimbangan investasi, dengan rekomendasi bagi investor untuk menjadikannya pilihan portofolio jangka menengah hingga panjang, serta bagi manajemen untuk memantau likuiditas dan kecukupan modal secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026