Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan PT Bank Seabank Indonesia Tbk Menggunakan Rasio ROA, ROE, LDR, dan CAR sebagai Dasar Pertimbangan Investasi Kiki Subagyo Subagyo; Reva Desi Setiani Setiani; Elis Lisnawati Lisnawati; Muthia Lies Pujiati Tejaningrum; Susinta Rosanti; Devi Oktaviny; Palupi Permata Rahmi; Eko Djoko Prabowo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11565

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam sektor perbankan Indonesia, melahirkan bank digital yang menawarkan kemudahan transaksi dan efisiensi operasional. PT Bank SeaBank Indonesia Tbk, sebagai salah satu bank digital terkemuka hasil transformasi dari Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE) yang diakuisisi Sea Group pada tahun 2021, menunjukkan pertumbuhan pesat dalam ekosistem digital terintegrasi dengan Shopee dan ShopeePay. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan SeaBank menggunakan rasio Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai dasar pertimbangan investasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis rasio keuangan komparatif pada laporan keuangan periode 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan kinerja profitabilitas yang sangat baik dengan ROA meningkat dari 1,55% menjadi 2,27% (melampaui standar OJK >1,2%) dan ROE melonjak dari 6,93% menjadi 11,51%, sejalan dengan peningkatan laba bersih sebesar 79,10%. Rasio LDR tercatat sebesar 92,32% dan CAR sebesar 23,29%, yang meskipun mengalami penurunan dari periode sebelumnya, masih berada dalam koridor aman regulasi dan didukung oleh kualitas aset yang terjaga (NPL Gross 1,82%). Berdasarkan sintesis keempat rasio tersebut, kinerja keuangan PT Bank SeaBank Indonesia Tbk dinyatakan sangat layak sebagai dasar pertimbangan investasi, dengan rekomendasi bagi investor untuk menjadikannya pilihan portofolio jangka menengah hingga panjang, serta bagi manajemen untuk memantau likuiditas dan kecukupan modal secara berkelanjutan.
Strategi Digital Marketing Kopi Janji Jiwa dalam Meningkatkan Loyalitas Konsumen Generasi Z Devi Oktaviny; Muthia Lies Pujiati Tejaningrum; Susinta Rosanti; Elis Lisnawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing yang diterapkan oleh Kopi Janji Jiwa dalam meningkatkan loyalitas konsumen Generasi Z. Perkembangan teknologi digital, meningkatnya penggunaan media sosial, serta perubahan pola konsumsi masyarakat telah memengaruhi cara konsumen mencari informasi, berinteraksi dengan merek, dan mengambil keputusan pembelian. Generasi Z sebagai kelompok konsumen yang dekat dengan teknologi digital memiliki kecenderungan untuk merespons promosi yang bersifat visual, interaktif, dan mudah diakses melalui platform digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, dan dokumentasi dari berbagai sumber yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis untuk menggambarkan penerapan strategi digital marketing Kopi Janji Jiwa serta kaitannya dengan pembentukan loyalitas konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital marketing Kopi Janji Jiwa dilakukan melalui pemanfaatan media sosial, kolaborasi dengan influencer, program promosi digital, aplikasi pemesanan, serta program loyalitas berbasis digital. Strategi tersebut mampu meningkatkan keterlibatan konsumen, memperkuat citra merek, membangun kedekatan emosional, serta mendorong pembelian berulang di kalangan Generasi Z. Selain itu, penggunaan media digital membantu perusahaan menjangkau konsumen secara lebih luas dan mempertahankan hubungan dengan pelanggan secara berkelanjutan. Dengan demikian, penerapan strategi digital marketing yang tepat menjadi faktor penting dalam membangun loyalitas konsumen di tengah persaingan industri kopi yang semakin kompetitif.