Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh jam kerja shift, stres kerja, dan kompensasi terhadap kualitas hidup karyawan pada CV. Mitra Grosir di Kabupaten Ponorogo. Penelitian dilatarbelakangi oleh penerapan sistem kerja shift yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap kondisi fisik dan psikologis karyawan, meningkatnya stres kerja akibat tuntutan pekerjaan, serta pentingnya pemberian kompensasi sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 35 karyawan yang dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.1.0.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jam kerja shift berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas hidup karyawan. Stres kerja juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas hidup karyawan. Sebaliknya, kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas hidup karyawan. Selain itu, hasil pengujian simultan membuktikan bahwa jam kerja shift, stres kerja, dan kompensasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup karyawan di CV. Mitra Grosir Kabupaten Ponorogo. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian secara simultan ketiga variabel tersebut terhadap kualitas hidup karyawan pada perusahaan ritel lokal yang belum banyak dikaji dalam penelitian sebelumnya. Selain itu, penggunaan metode SEM-PLS memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai hubungan antarvariabel, sehingga hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi perusahaan dalam merumuskan kebijakan pengelolaan jam kerja, pengendalian stres kerja, serta pemberian kompensasi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas hidup karyawan.
Copyrights © 2026