Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Kendari merupakan permasalahan sosial serius yang membutuhkan penanganan berbasis data geospasial secara cepat dan akurat. Pencatatan kasus yang selama ini disajikan dalam format tabular menyulitkan pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi sebaran wilayah rawan secara visual. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis Web GIS interaktif untuk memetakan dan mengelompokkan tingkat kerawanan kekerasan tingkat kelurahan di Kota Kendari. Sistem dirancang menggunakan arsitektur microservice yang mengintegrasikan framework Laravel untuk antarmuka pengguna dan FastAPI (Python) untuk pemrosesan analitik. Pengelompokan wilayah dilakukan dengan algoritma K-Medoids berdasarkan perhitungan jarak Manhattan Distance dua dimensi pada variabel jumlah kasus kekerasan perempuan dan anak. Sistem memanfaatkan mekanisme penentuan jumlah klaster otomatis (Auto-K) pada rentang K=2 hingga K=5. Hasil pengujian performa algoritma menunjukkan bahwa konfigurasi K=5 menghasilkan struktur klaster paling optimal, ditandai dengan nilai Silhouette Score tertinggi sebesar 0,9655, Davies-Bouldin Index terendah sebesar 0,2370, serta Total Cost sebesar 1,0. Proses komputasi pada server backend berjalan sangat efisien dengan rata-rata waktu respons REST API sebesar 1,12 milidetik. Selain itu, pengujian fungsional menggunakan metode Black Box mengonfirmasi bahwa seluruh fitur sistem, termasuk pemetaan poligon GeoJSON dan sinkronisasi data API, berfungsi dengan tingkat keberhasilan 100%. Kesimpulannya, Web GIS ini berhasil menyajikan visualisasi tingkat kerawanan wilayah secara akurat dan stabil, sehingga dapat direkomendasikan sebagai instrumen pendukung keputusan (data-driven decision making) bagi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari dalam merencanakan strategi intervensi dan pencegahan kekerasan secara tepat sasaran.
Copyrights © 2026