Manajemen logistik farmasi merupakan komponen penting dalam pengelolaan rumah sakit karena menyerap proporsi biaya operasional yang besar dan berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Pengelolaan logistik yang tidak efisien dapat menyebabkan peningkatan biaya persediaan, obat kedaluwarsa, dead stock, stock out, serta terganggunya arus kas rumah sakit. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan laba operasional dan efisiensi pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efisiensi biaya logistik farmasi terhadap optimalisasi laba rugi dan arus kas rumah sakit melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah narrative review terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2016–2026. Analisis difokuskan pada penelitian mengenai pengelolaan logistik farmasi, manajemen persediaan, efisiensi biaya operasional, profitabilitas, dan pengelolaan arus kas rumah sakit. Hasil telaah menunjukkan bahwa penerapan strategi efisiensi logistik farmasi melalui pengendalian persediaan, digitalisasi sistem informasi, serta optimalisasi proses pengadaan mampu menekan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. Penghematan biaya tersebut dapat dialokasikan untuk pengembangan layanan, investasi fasilitas, dan peningkatan produktivitas sehingga mendukung peningkatan pendapatan rumah sakit. Selain itu, efisiensi logistik berkontribusi terhadap peningkatan laba operasional melalui penurunan beban biaya serta memperbaiki arus kas dengan meningkatkan perputaran persediaan dan likuiditas. Dengan demikian, efisiensi biaya logistik farmasi berperan strategis dalam meningkatkan kinerja keuangan rumah sakit sekaligus mendukung keberlanjutan pelayanan kesehatan melalui pengelolaan logistik yang terintegrasi, berbasis data, efektif, dan berorientasi pada peningkatan nilai organisasi.
Copyrights © 2026