Perkembangan media sosial yang semakin pesat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap cara generasi muda memahami dan mengkonversi keberagamaan. Media sosial tidak hanya menjadi sarana positif dalam memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga berpotensi menjadi media penyebaran paham radikalisme, intoleransi, dan eksklusivisme. Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai pengguna aktif media sosial berada pada posisi rentan terhadap paparan konten keagamaan yang menyimpang, khususnya apabila tidak dibekali dengan pemahaman moderasi beragama dan literasi media sosial yang memadai. Kondisi tersebut menuntut adanya upaya preventif dan edukatif melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dan aplikatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat moderasi beragama berbasis literasi media sosial dalam rangka menangkal radikalisme pada siswa SMA NW. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode pembelajaran bervariasi, meliputi ceramah, diskusi, tanya jawab, pemecahan masalah, diskusi kelompok, serta praktik analisis dan produksi konten media sosial. Tahapan kegiatan diawali dengan observasi dan koordinasi dengan pihak sekolah, dilanjutkan dengan pelaksanaan pelatihan, dan diakhiri dengan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dan nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, keseimbangan, komitmen persahabatan, dan sikap anti-kekerasan. Selain itu, kemampuan literasi media sosial siswa juga meningkat, yang ditunjukkan melalui kemampuan identifikasi konten keagamaan yang memuat radikalisme, intoleransi, dan kebencian. Siswa menjadi lebih kritis dan menyisipkan dalam serta menyebarkan informasi keagamaan di media sosial. Kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan siswa dalam memproduksi konten media sosial bernuansa moderat dan edukatif sebagai bentuk kontra-narasi terhadap paham radikalisme. Secara keseluruhan, PKM ini berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ideologi siswa serta mendukung penguatan moderasi beragama di lingkungan pendidikan.
Copyrights © 2026