Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan efektivitas kepemimpinan demokratis kepala sekolah terhadap kinerja guru dan hasil belajar siswa di SD Plus Zainuddin Pasean Pamekasan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Data dikumpulkan melalui angket untuk mengukur efektivitas kepemimpinan demokratis kepala sekolah dan kinerja guru, serta dokumentasi untuk memperoleh data hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kepemimpinan demokratis kepala sekolah berada pada kategori tinggi, yang tercermin dari penerapan komunikasi terbuka, pelibatan guru dalam pengambilan keputusan, pemberian motivasi, kerja sama yang baik, serta terciptanya iklim kerja yang kondusif. Analisis korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara efektivitas kepemimpinan demokratis kepala sekolah dengan kinerja guru (r = 0,748; p = 0,000 < 0,05), yang mengindikasikan bahwa semakin efektif kepemimpinan demokratis kepala sekolah, semakin tinggi pula kinerja guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Selain itu, terdapat hubungan positif dan signifikan antara efektivitas kepemimpinan demokratis kepala sekolah dengan hasil belajar siswa (r = 0,684; p = 0,000 < 0,05), yang menunjukkan bahwa kepemimpinan demokratis turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sehingga mendukung peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa efektivitas kepemimpinan demokratis kepala sekolah memiliki hubungan yang kuat dengan peningkatan kinerja guru dan hasil belajar siswa. Kepemimpinan yang menekankan partisipasi, kolaborasi, komunikasi terbuka, dan pemberdayaan guru menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, meskipun kinerja guru dan hasil belajar siswa juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti kompetensi guru, motivasi kerja, budaya sekolah, dukungan orang tua, karakteristik peserta didik, serta ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran.
Copyrights © 2025