Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas pelaksanaan Safety Talk terhadap perilaku pekerja workshop di PT Balikpapan Ready Mix Site Batakan. Safety Talk merupakan media komunikasi rutin untuk membahas isu K3, regulasi, dan prosedur kerja aman sebelum pekerjaan dimulai. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi lapangan menggunakan checklist, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pelaksanaan, pelaksana, dan metode Safety Talk telah dilakukan secara sistematis sesuai standar operasional perusahaan. Namun, observasi perilaku menunjukkan masih adanya ketidakkonsistenan pada aspek tertentu seperti kepatuhan prosedur Lock Out Tag Out (LOTO) dan partisipasi aktif dalam penyusunan JSA . Disimpulkan bahwa meskipun Safety Talk berjalan efektif secara administratif, pengawasan perilaku di lapangan perlu ditingkatkan untuk memastikan budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026