Peningkatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem proteksi kebakaran aktif pada Basement Gedung Jantung Terpadu RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan sebagai area dengan potensi bahaya kebakaran tinggi. Evaluasi dilakukan untuk menilai kesesuaian instalasi, fungsi, serta pemeliharaan sistem proteksi kebakaran aktif terhadap regulasi seperti Permenkes No. 66 Tahun 2016, Permenkes No. 40 Tahun 2022, Permenaker No. 4 Tahun 1980, dan standar teknis proteksi kebakaran lainnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan studi dokumentasi terhadap komponen sistem proteksi kebakaran aktif, meliputi hydrant, sprinkler, sprinkler alarm, smoke detector, dan alat pemadam api ringan (APAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan sistem proteksi kebakaran aktif telah terpasang dengan baik dan berfungsi sesuai standar, sehingga mampu memberikan respons dini dan mendukung pencegahan kebakaran. Meskipun demikian, ditemukan beberapa aspek yang memerlukan perbaikan, seperti penambahan penanda visual pada APAR, peningkatan dokumentasi inspeksi rutin, serta penguatan program pelatihan tanggap darurat. Secara keseluruhan, sistem proteksi kebakaran aktif dinilai efektif dalam mendukung implementasi K3RS dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran di rumah sakit.
Copyrights © 2026