Keselamatan mekanis merupakan aspek penting dalam operasional industri manufaktur karena berkaitan langsung dengan perlindungan pekerja terhadap bahaya dari mesin berputar, benda kerja bergerak, dan potensi kegagalan teknis. PT Mulia Jaya Mandiri sebagai perusahaan manufaktur dan jasa teknik industri migas mengoperasikan mesin CNC Lathe (MC-L11) sebagai salah satu alat utama pemesinan presisi. Pengabdian/analisis ini bertujuan mengevaluasi implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 sebagai upaya peningkatan keselamatan mekanis melalui observasi lapangan, telaah SOP, Work Instruction, dan penerapan Job Safety Analysis (JSA). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penerapan ISO 9001 mendukung keteraturan proses kerja melalui dokumentasi mutu, inspeksi berkala, dan penerapan prinsip risk-based thinking. Tahap kerja CNC meliputi persiapan material, setting benda kerja, machining, pembersihan chip, dan inspeksi dimensi—dan dua tahap terakhir memiliki risiko bahaya tertinggi, yaitu jepitan chuck, serpihan logam terlempar, serta paparan panas. Walaupun pengendalian teknis seperti emergency stop dan machine guarding telah tersedia, disiplin operator dalam pemenuhan SOP dan penggunaan APD masih perlu diperkuat. Secara keseluruhan, implementasi ISO 9001 telah memberikan dampak positif terhadap pengendalian risiko mekanis, namun peningkatan konsistensi pelaksanaan, pengawasan, dan penguatan budaya K3 diperlukan untuk menciptakan operasi mesin CNC yang lebih aman dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026