Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ZONA PENYANGGA HIJAU STUDI KASUS PADA TEMPAT PEMROSESAN AKHIR SAMPAH DI MANGGAR KOTA BALIKPAPAN Mulya, Widya; Sari, Iin Pratama; Purwanti, Sri; Simanungkalit, Rifka Mahdalena
IDENTIFIKASI Vol 8 No 2 (2022): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v8i2.248

Abstract

Final Processing Site (TPA) is a place that processes and returns waste to environmental media. Throughout 2021, the average daily waste volume will reach 390.65 tonnes. There are seven landfill zones in Manggar, zones 1 to 4 have been planted with vegetation and are being used as buffer zones, zone 5 has just been closed, zone 6 is currently receiving waste, and zone 7 is a waiting zone. Reforestation of TPA land is needed for several purposes including improving environmental aesthetics, as a buffer zone to prevent excessive odors and flies. The research objective was to determine the condition of the case study green buffer zone at the final waste processing site in Manggar City of Balikpapan. This research was conducted by observing the green buffer zone in the form of green belt thickness and plant species, interviewing employees and the local community about odor and noise disturbances from Final Processing Site (TPA) activities. Based on the results of observations of the buffer zone, from 34 observation points there are 23 observation points with a green belt thickness of less than 100 meters, but if it refers to the regulations regarding Green Open Space (RTH), the TPA area is 49.89 ha with an open area of ​​7.7 ha. then TPA still has green open space of 42.19 ha (according to the minimum green open space regulations of 30% of the landfill area which is 14.967 ha). Based on the results of interviews and observations of secondary air quality data (chemical parameters that give rise to an unpleasant odor) and noise analyzed in the TPA area and in the local residential area, it shows that there have been no complaints from the local community about the smell and noise from TPA activities, the results of secondary data analysis air quality and noise also show values ​​that are still below the quality standards.
Penguatan Sistem Kesiapsiagaan PT Mulia Jaya Mandiri Terhadap Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Dalam Meningkatkan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Putri, Dewa Ayu Made Renata Patricia; Zulfikar, Iwan; Simanungkalit, Rifka Mahdalena; Fuadi, Yan
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1105

Abstract

Pengabdian yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di industri ini berfokus pada kesiapsiagaan PT Mulia Jaya Mandiri dalam melindungi setiap pekerja dari ancaman bahaya kebakaran, mengingat perusahaan beroperasi di sektor minyak dan gas dengan risiko tinggi. Kegiatan pengabdian ini memberikan upaya untuk memahami kondisi nyata fasilitas dan prosedur yang pada dasarnya merupakan perlindungan pertama bagi setiap orang di lokasi kerja. Hasil pengabdian berupa temuan berupa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ditemukan dalam kondisi yang tidak siap pakai, sistem alarm darurat tidak berfungsi optimal, rambu jalur evakuasi yang kurang terlihat jelas, dan dokumen rencana tanggap darurat (ERP) tidak diperbarui, ini menunjukkan bahwa meskipun niat untuk melindungi sudah ada tetapi implementasi di lapangan belum memadai, itu akan berpotensi membahayakan keselamatan jiwa. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat di industri ini menyimpulkan bahwa kesiapsiagaan masih berada di tingkat cukup, namun membutuhkan perbaikan untuk benar-benar menghadirkan budaya keselamatan yang mengutamakan kesejahteraan pada setiap pekerja.
Implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 Sebagai Upaya Peningkatan Keselamatan Mekanis Pada Mesin Cnc Lathe (MC-L11) Di PT. Mulia Jaya Mandiri Putri, Fadilla Dyen; Zulfikar, Iwan; Simanungkalit, Rifka Mahdalena; Zainal, Isradi
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1107

Abstract

Keselamatan mekanis merupakan aspek penting dalam operasional industri manufaktur karena berkaitan langsung dengan perlindungan pekerja terhadap bahaya dari mesin berputar, benda kerja bergerak, dan potensi kegagalan teknis. PT Mulia Jaya Mandiri sebagai perusahaan manufaktur dan jasa teknik industri migas mengoperasikan mesin CNC Lathe (MC-L11) sebagai salah satu alat utama pemesinan presisi. Pengabdian/analisis ini bertujuan mengevaluasi implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 sebagai upaya peningkatan keselamatan mekanis melalui observasi lapangan, telaah SOP, Work Instruction, dan penerapan Job Safety Analysis (JSA). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penerapan ISO 9001 mendukung keteraturan proses kerja melalui dokumentasi mutu, inspeksi berkala, dan penerapan prinsip risk-based thinking. Tahap kerja CNC meliputi persiapan material, setting benda kerja, machining, pembersihan chip, dan inspeksi dimensi—dan dua tahap terakhir memiliki risiko bahaya tertinggi, yaitu jepitan chuck, serpihan logam terlempar, serta paparan panas. Walaupun pengendalian teknis seperti emergency stop dan machine guarding telah tersedia, disiplin operator dalam pemenuhan SOP dan penggunaan APD masih perlu diperkuat. Secara keseluruhan, implementasi ISO 9001 telah memberikan dampak positif terhadap pengendalian risiko mekanis, namun peningkatan konsistensi pelaksanaan, pengawasan, dan penguatan budaya K3 diperlukan untuk menciptakan operasi mesin CNC yang lebih aman dan berkelanjutan.