Penelitian ini dilatarbelakangi oleh implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Taruna Sakti Pekanbaru yang menuntut pembelajaran berpusat pada peserta didik, khususnya pada mata pelajaran Seni Budaya yang memerlukan pendekatan untuk membantu peserta didik memahami konsep secara mendalam serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Deep Learning (pembelajaran mendalam) pada mata pelajaran Seni Budaya kelas VIII 2 di SMP Taruna Sakti Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif dan dilaksanakan pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri atas guru Seni Budaya, Ibu Rima Agustina, S.Pd., dan tiga orang peserta didik kelas VIII 2. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan data pendukung diperoleh dari modul pembelajaran serta dokumen sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Deep Learning berbasis model Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan pemahaman konsep peserta didik melalui tiga tahapan utama, yaitu memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan. Selain itu, pembelajaran juga telah mencerminkan tiga prinsip utama Deep Learning, yaitu mindful, meaningful, dan joyful, sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna dan melibatkan peserta didik secara aktif. Meskipun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan alokasi waktu pembelajaran dan belum meratanya partisipasi peserta didik dalam kegiatan kerja kelompok.
Copyrights © 2026