Pendapatan usahatani yang optimal merupakan aspek kunci dalam keberlanjutan produksi padi sawah, yang keberhasilannya ditentukan oleh berbagai faktor internal maupun eksternal petani. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menghitung pendapatan yang diperoleh petani padi sawah di Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan tersebut. Desa Namang di Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi lokasi penelitian dilakukan di bulan Agustus 2025. Penelitian ini menggunakan teknik survei dengan 40 responden yang dipilih melalui sampling purposive. Dengan bantuan SPSS 26, dilakukan analisis pendapatan dan regresi linier berganda pada data yang dikumpulkan. Hasil menunjukkan bahwa di Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, pendapatan petani rata-rata sebesar Rp 4.830.308 per masa tanam, rata-rata pendapatan bulanan berjumlah Rp 1.207.557 per masa tanam. Nilai Adjusted R² = 0,508. variabel Luas lahan dan biaya produksi secara signifikan mempengaruhi pendapatan petani di Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, sedangkan umur, tingkat pendidikan petani, jumlah produksi beras, serta harga jual beras belum signifikan. Implikasi penelitian ini adalah optimalisasi pemanfaatan lahan usahatani, petani perlu melakukan efisiensi input produksi dan perlunya mengeksplorasi dan memasukkan variabel eksternal lain yang belum diteliti, seperti: akses kemitraan, adopsi teknologi modern, kelembagaan kelompok tani, perubahan iklim, maupun saluran pemasaran.
Copyrights © 2026