Pelayanan persalinan di masyarakat telah mengalami perubahan besar. Lebih dari 1 dekade terakhir tren persalinan di dunia berubah dari normal berpindah menjadi persalinan SC (Sectio Caesarea). Peningkatan prevalensi persalinan normal dan caesar yang tidak selalu diikuti dengan pemahaman yang memadai mengenai indikasi medisnya menunjukkan perlunya penelitian yang lebih mendalam tentang studi komparasi faktor risiko non medis pada persalinan normal dan caesar di RSUD Cut Meutia Aceh Utara untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan berbasis bukti, dari sisi non-medis. Penelitian bersifat deskriptif menggunakan desain case control. Sampel penelitian ini pasien yang melahirkan normal di RSUD Cut Meutia Aceh Utara sebanyak 48 orang dan yang melahirkan caesar sebanyak 48 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner pada tanggal 10 sampai 17 Juni 2025, sedangkan uji statistik yang digunakan adalah regresi logistik menggunakan Stata.Hasil analisis menunjukkan hanya kualitas tidur ibu yang menunjukkan perbedaan bermakna secara statistik antara persalinan pervaginam dan caesar (p = 0,035) dan yang dominan dengan terjadinya persalinan normal dan caesarĀ di RSUD Cut Meutia Aceh Utara (P = 0,035 < 0,05).Disarankan bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara terkait untuk meningkatkan program edukasi dan penyuluhan rutin kepada ibu hamil mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan, khususnya kualitas tidur, pengelolaan penyakit penyerta, serta pola hidup sehat. Penyuluhan sebaiknya melibatkan keluarga terdekat agar dukungan terhadap ibu hamil semakin optimal, serta disertai pemantauan kesehatan ibu secara berkala di fasilitas kesehatan
Copyrights © 2026