Perkembangan pesat teknologi digital mengharuskan perusahaan jasa menyesuaikan strategi pemasaran mereka guna meningkatkan kinerja operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran dan pemasaran digital terhadap kinerja operasional Klinik Medika Utama, Balikpapan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode pengambilan sampel acak sederhana yang melibatkan 51 responden pasien. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model tersebut menjelaskan 50,4% varians dalam kinerja operasional (Adjusted R-Square = 0,504). Strategi pemasaran memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja operasional (β = 0,148; t = 0,690; p = 0,490). Sebaliknya, pemasaran digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja operasional (β = 0,604; t = 3,044; p = 0,002). Analisis ukuran efek menunjukkan bahwa pemasaran digital memiliki pengaruh yang lebih dominan (f² = 0,314) dibandingkan strategi pemasaran (f² = 0,019). Hasil ini menegaskan bahwa pemasaran digital merupakan pendorong utama kinerja operasional di era digital. Oleh karena itu, organisasi sebaiknya memprioritaskan optimalisasi platform digital dan peningkatan kompetensi teknologi karyawan.
Copyrights © 2026