Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi numerasi dini anak usia 3-4 tahun di TP Mentari Krejengan, Kabupaten Probolinggo, di mana sebagian besar anak masih kesulitan mengenal angka, menghitung benda, dan memahami konsep bilangan secara konkret. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan literasi numerasi dini anak melalui model Play Based Learning dengan permainan Engklek Angka Modifikasi. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 15 anak. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari pra siklus hingga siklus II. Pada pra siklus, hanya 13,4% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Setelah siklus I, persentase meningkat menjadi 46,6%, dan pada siklus II mencapai 86,6%, melampaui indikator keberhasilan ≥75%. Anak mampu mengenal simbol angka 1-10, menghitung benda sesuai jumlah, serta menunjukkan antusiasme dan fokus belajar melalui aktivitas bermain yang menyenangkan. Luaran penelitian ini adalah meningkatnya kemampuan literasi numerasi dini anak dan kontribusi praktis bagi guru PAUD dalam mengembangkan strategi pembelajaran berbasis bermain yang kreatif, kontekstual, serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang PAUD.
Copyrights © 2026