Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Articulate Storyline berbasis Quantum Learning dan mengetahui validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan disposisi matematis siswa. Studi ini menggunakan model pengembangan ADDIE dan desain kelompok kontrol pretest-posttest non-ekuivalen kuasi-eksperimental. Enam puluh siswa kelas delapan di SMP Negeri 1 Kota Pinang berpartisipasi: 30 di kelas eksperimen dan 30 di kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi ahli, tes komunikasi matematika, kuesioner disposisi matematis, kuesioner respons, dan observasi. Validasi material dan media memperoleh nilai S-CVI/Ave 1.000 dan 0.967. Respon siswa dan guru mencapai 83,96% dan 90,18%. Kelas eksperimental mencapai N-Gain 0,728, dibandingkan dengan 0,375 di kelas kontrol, dengan perbedaan antar-kelompok yang signifikan (p < 0,001). Disposisi matematika meningkat dari 67,93 menjadi 89,17, dengan N-Gain 0,487 dan perbedaan pra-post yang signifikan (p < 0,001). Media yang dikembangkan sangat valid, praktis, dan efektif dalam mendukung komunikasi matematika dan disposisi matematika positif.
Copyrights © 2026