Kejadian kenakalan remaja di Indonesia semakin banyak terjadi beberapa tahun terakhir ini. Remaja selalu menjadi point pembicaraan Masyarakat Indonesia karena remaja merupakan generasi penerus bangsa ini. Salah satu contoh kejadian kenakalan remaja yang sedang marak adalah perilaku bullying. Bullying verbal maupun non verbal merupakan masalah yang banyak terjadi di sekolah sekolah. Kejadian bullying ini memiliki dampak yang negatif bagi remaja yang mengganggu kesehatan mental baik kepada pelaku maupun kepada korbannya dan jika hal ini terjadi dalam waktu lama akan menimbulkan truma psikologis hingga berbekas pada Kesehatan mental remaja tersebut. Tujuan kegiatan pengmas ini adalah untuk memberikan informasi psikologi edukasi tentang bullying agar para remaja yang bersekolah di SMP Negeri 1 Karang Intan mampu meningkatkan pengetahuan tentang bullying. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahapan mulai dari persiapan, perijinan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Sasaran kegiatan pengmas ini adalah remaja/siswa SMPN 1 Karang Intan berjumlah 25 siswa. Kegiatan berlangsung dengan lancar. Terlihat melalui hasil evaluasi yang dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test untuk menilai pengaruh optimalisasi psikoedukasi yang telah dilakukan. Hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan prilaku bullying sebelum dan sesudah diberikan psikoedukasi dengan nilai rerata pre-test 76% dan nilai rerata post-test menjadi 90,1%. Seluruh peserta merasa bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi diri remaja dan dapat menambah ilmu pengetahuan tentang pentingnya cara pencegahan bullying dan bagaimana harus bersikap dengan sesama remaja/siswa dan dapat mengurangi angka kejadan bullying pada remaja di Indonesia, khususnya tidak terjadi lagi kegiatan bullying di lingkungan SMP N 1 Karang Intan.
Copyrights © 2026