Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas individu dan kolektif pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Desa Jatireja melalui penguatan aspek kepemimpinan dan kerja sama tim. Masalah utama yang diidentifikasi di lapangan meliputi dominasi pola kepemimpinan tradisional yang bersifat top-down, koordinasi tim yang masih lemah, serta sistem manajemen administrasi organisasi yang belum terstruktur dengan baik. Metode pelaksanaan dirancang secara partisipatif dan bertahap menggunakan pendekatan experiential learning yang meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan simulasi, penerapan teknologi manajemen sederhana, serta pendampingan dan evaluasi intensif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terkait prinsip kepemimpinan partisipatif dan kemampuan manajerial praktis. Keberhasilan ini dibuktikan dengan terbentuknya struktur organisasi yang memiliki pembagian kerja (job description) yang jelas serta draf rencana kerja tahunan yang lebih terukur. Pelatihan ini terbukti berhasil mengubah tata kelola organisasi dari yang sebelumnya bersifat insidental menjadi lebih profesional, transparan, dan terencana. Simpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman sangat efektif dalam mendorong transformasi perilaku organisasi serta kemandirian lembaga di tingkat desa.
Copyrights © 2026