Hipertensi merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat, baik secara global maupun di Indonesia. Kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi menjadi faktor penentu keberhasilan pengendalian tekanan darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien hipertensi di RSU Harapan Ibu Glumpang Baro Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan adalah intervensi pra-eksperimental dengan rancangan pre-test dan post-test tanpa kelompok pembanding. Sebanyak 33 responden yang memenuhi kriteria dipilih secara purposive, kemudian diberikan edukasi menggunakan metode ceramah interaktif dan diskusi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebelum edukasi, sebanyak 81,8% responden berada pada kategori kepatuhan rendah dengan rata-rata skor 4,36. Setelah edukasi diberikan dua sesi, terjadi peningkatan signifikan sehingga hanya 6,1% responden yang masih berkategori rendah, sementara 72,7% berada pada kategori sedang dan 21,2% pada kategori tinggi, dengan rata-rata skor meningkat menjadi 6,78 (mean change 2,42). Rata-rata tekanan darah juga mengalami penurunan dari 162/95 mmHg menjadi 145/90 mmHg. Edukasi kesehatan terbukti efektif meningkatkan kepatuhan minum obat antihipertensi dan berkontribusi terhadap perbaikan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Copyrights © 2026