Desa Babirik memiliki potensi sumber daya alam berupa beras dan tanaman serai (Cymbopogon citratus) yang melimpah, serta didukung oleh potensi sumber daya manusia yang aktif, khususnya kelompok Ibu-ibu PKK. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung perekonomian keluarga. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah (added value), serta minimnya pemahaman mengenai teknik pengemasan yang higienis, menarik, dan strategi pemasaran dasar. Selama ini, komoditas tersebut hanya dikonsumsi untuk kebutuhan dapur sehari-hari tanpa adanya inovasi pengolahan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut melalui program pelatihan dan praktik langsung pembuatan tepung beras dan serbuk serai, serta pelatihan pengemasan dan dasar kewirausahaan. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 65% yang diukur melalui instrumen pre-test dan post-test. Luaran dari kegiatan ini yaitu terciptanya produk tepung beras dan serbuk serai dalam kemasan, publikasi ilmiah, dan video kegiatan. Melalui program ini, kelompok Ibu-ibu PKK diharapkan mampu bertransformasi menjadi mitra ekonomi produktif yang merintis usaha skala rumah tangga (UMKM) guna meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
Copyrights © 2026